Monthly Archives: Februari 2020

obat batuk Comtro (Clarithromycin)

Clarithromycin

Obat Batuk comtro / Clarithromycin adalah obat antibiotik makrolid yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan kulit. Dalam mengatasi infeksi, obat ini bekerja dengan cara menghentikan perkembangbiakan bakteri.

 

Indikasi / Kegunaan

Infeksi saluran pernafasan, otitis media akut, infeksi kulit dan struktur kulit

Kandungan / Komposisi

Tiap kaplet mengandung klaritromisin 250 mg

Dosis

1) Terapi infeksi saluran nafas; infeksi pada kulit dan jaringan lunak; infeksi bakteri yang sensitif terhadap claritrhomycin: 250 mg 2×1, sampai 500 mg 2×1 untuk infeksi yang berat, diminum selama 7-14 hari. 2) Terapi infeksi bakteri H. Pylori: dikombinasikan dengan obat antibakteri lain dan obat lambung PPI atau H2 antagonis: 500 mg 2×1 selama 7-14 hari.

Cara Pemakaian

Obat diberikan sesuai dengan petunjuk dari dokter/apoteker

Kemasan

1 kaplet salut selaput

Golongan

Obat Keras

Perlu Resep

Ya

Kontraindikasi / Jangan digunakan oleh

Hipersensitif terhadap clarithromycin atau antibiotik golongan makrolida lainnya, memiliki riwayat perpanjangan QT (melambatnya denyut jantung) atau gangguan irama jantung akibat ventrikel jantung tersumbat, hipokalemia (kekurangan kalium), gangguan pada hati akibat penggunaan clarithromycin sebelumnya, pasien yang sedang meminum obat terfenadine, astemizole, pimozide, cisapride, ergotamine atau dihydroergotamine, dan colchicine.

Efek Samping

Batuk, demam atau menggigil, serak, nyeri punggung, sulit atau sakit saat berkemih.

Perhatian Khusus

Klaritromisin biasanya diberikan selama 7-14 hari. Gunakan obat ini sesuai waktu pengobatan yang dianjurkan walaupun gejala tampak sudah membaik. Melewatkan dosis atau berhenti minum obat akan menyebabkan bakteri kebal terhadap obat ini. Obat ini tidak dapat menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh virus seperti flu dan pilek, konsultasikan dengan dokter saat ibu hamil dan menyusui akan menggunakan obat ini.

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung

Principal

Combiphar

obat batuk Comtro sumber wikipedia

Antiseptik

betadine

Antiseptik atau germisida adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan membran mukosa.Antiseptik berbeda dengan antibiotik dan disinfektan, yaitu digunakan untuk membunuh mikroorganisme di dalam tubuh, dan disinfektan digunakan untuk membunuh mikroorganisme pada benda mati. Hal ini disebabkan antiseptik lebih aman diaplikasikan pada jaringan hidup, daripada disinfektan. Penggunaan disinfektan lebih ditujukan pada benda mati, contohnya wastafel atau meja. Namun, yang kuat dan dapat mengiritasi jaringan kemungkinan dapat dialihfungsikan menjadi disinfektan contohnya adalah fenol yang dapat digunakan baik sebagai antiseptik maupun disinfektan. Penggunaan sangat direkomendasikan ketika terjadi epidemi penyakit karena dapat memperlambat penyebaran penyakit.

 

berikut beberapa jenis diantaranya

Alkohol

merupakan cairan yang digunakan sebagai (membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme), untuk membersihkan luka dan pembersih alat-alat medis.

Chlorhexidine

Chlorhexidine adalah obat antiseptik yang dapat digunakan untuk mengobati dan mencegah radang gusi (gingivitis). Obat ini juga bisa digunakan untuk membersihkan kulit pada area luka, area yang akan disuntik, atau area yang akan dioperasi. Selain itu, chlorhexidine bisa digunakan oleh dokter bedah untuk membersihkan tangannya sebelum melakukan operasi.Chlorhexidine bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Betadine

Iodophor merupakan desinfektan yang termasuk golongan halogen. Bahan ini merupakan sintetis dari yodium dan zat organis yang memiliki kemampuan mikrosidal. Desinfektan ini cocok untuk mengatasi semua bakteri gram positif maupun gram negatif, virus dan jamur.

Peroksigen

Peroksigen adalah antiseptik yang umum, biasa digunakan untuk membersihkan luka dan mendisinfeksi kulit. Bisa digunakan sebagai obat kumur

Fenol

digunakan terutama sebagai antiseptik kulit dan bisa ditemukan dalam sabun dan scrub obat.

Senyawa Quaterner

adalah sekelompok bahan kimia yang biasa digunakan untuk mensterilkan kulit sebelum operasi

sumber wikipedia

 

Obat Sakit Kepala

Sakit kepala adalah rasa sakit atau nyeri di kepala, yang bisa muncul secara bertahap atau mendadak. Nyeri bisa muncul di salah satu sisi kepala, atau di seluruh bagian kepala. Sakit kepala bisa membuat kepala terasa berdenyut, atau seperti terlilit kencang oleh tali.

berikut beberapa obat sakit kepala yang sering di gunakan, serta telah teruji ampuh.

 

paramex

Paramex

Obat produksi Konimex ini diformulasikan untuk perawatan sakit kepala termasuk migrain, dan nyeri lainnya seperti sakit gigi, sakit telinga, nyeri sendi, dan sebagainya. Hal ini dikarenakan obat ini bekerja dengan senyawa aktif kombinasi parasetamol dan propifenazon.

Bodrex

bodrex

Bodrex adalah obat analgesik untuk mengobati sakit kepala, demam, dan flu. Umumnya, di dalam tiap kaplet bodrex terdapat kandungan Paracetamol, Phenylephrine HCl, dan Dextromethorphan.

Selain itu, bodrex adalah obat yang biasanya digunakan untuk mengobati rasa sakit ringan hingga sedang, mulai dari sakit kepala, nyeri haid, sakit gigi, nyeri sendi, dan nyeri yang dirasakan selama flu, demam, dan sakit kepala sebelah.

paracetamol

Pracetamol

Parasetamol atau asetaminofen adalah obat analgesik dan antipiretik yang populer dan digunakan untuk melegakan sakit kepala, sengal-sengal dan sakit ringan, serta demam. Digunakan dalam sebagian besar resep obat analgesik selesma dan flu. Ia aman dalam dosis standar, tetapi karena mudah didapat, overdosis obat baik sengaja ataupun tidak sering terjadi.

 

uktuk obat di atas ampuh atau tidaknya tergantung mana yang cocok digunakan.

sumber wikipedia

 

Antibiotik

Obat

antibiotik

antibiotik  adalah salah satu jenis dari resistansi obat-obatan yang terjadi pada mikroorganisme, ketika mikroorganisme tersebut berkemampuan untuk menahan efek antibiotik. Resistansi antibiotik berevolusi via seleksi alam yang bekerja pada mutasi acak. Ia juga dapat direkayasa dengan menerapkan tekanan evolusioner pada sebuah populasi. Ketika gen resistansi tersebut muncul, bakteri dapat mentransfer informasi genetik tersebut secara horizontal melalui pertukaran plasmid. Jika sebuah bakteri membawa beberapa gen resistansi, ia disebut sebagai bakteri multiresistan. Saat ini beberapa antibiotik telah mengalami resistensi contohnya amoksilin dan penisilin.

beberapa jenis yang terkenal di indinesia diantaranya

1. Amoxicillin
Amoxicillin merupakan golongan penicillin, lebih spesifik lagi termasuk kelompok aminopenicillin seperti halnya jenis populer lainnnya yakni ampicilin. Penggunaannya sangat luas, mulai dari untuk obati infeksi kulit, gigi, telinga, saluran napas dan saluran kemih.

2. Cefadroxil
Cefadroxil merupakan generasi pertama golongan Cephalosphorin, yang cara kerjanya hampir sama dengan Amoxicillin dan antibiotik lain di golongan penicillin. Penggunaannya juga sama luas, mulai untuk mengobati dari infeksi kulit hingga saluran kemih.

3. Erythromicyn
Erythromicin merupakan golongan makrolid yang sering diberikan pada pasien yang alergi penicillin. Penggunaannya lebih luas dari penicillin maupun cephalosphorin, sehingga sering dipakai sebagai pilihan pertama untuk pengobatan pneumonia atipik.

4. Ciprofloxacin
Ciprofloxacin merupakan golongan floroquinolon, salah satu jenis paling mutakhir saat ini. Penggunaannya antara lain untuk mengobati infeksi saluran kemih, infeksi saluran napas (sinusitis, pneumonia, bronkitis) dan juga infeksi kulit.

5. Tetrasiklin
Di kalangan pekerja seks, tetrasiklin cukup populer karena jenis ini paling sering jadi pilihan utama untuk mengobati infeksi kelamin seperti chlamydia dan gonorrhea atau kencing nanah. Penggunaan antibiotik jenis ini mulai dibatasi, karena memicu masalah resistensi yang membuat kuman gonorrhea jadi kebal antibiotik.

untuk penggunaan tidak di anjurkan untuk di gunakan secara berlebihan, atau saat sehat. karena dapat menurunkan kekebalan tubuh.

source Wikipedia

FARMASI

obat

Farmasi

adalah ilmu yang mempelajari mengenai cara membuat, mencampur, meracik, memformulasi, mengidentifikasi, mengkombinasi, menganalisis, serta menstandarkan obat dan pengobatan juga sifat-sifat obat beserta pendistribusian dan penggunaannya secara aman. Farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Jika kedokteran memfokuskan penyembuhan pasien lewat penanganan secara langsung, farmasi menyembuhkan lewat obat-obatan kimia. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.

jenis jenis obat

serbuk
Merupakan campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian luar.
Tablet 
Merupakan sediaan padat kompak dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau sirkuler kedua permukaan rata atau cembung mengandung satu jenis obat atau lebih dengan atau tanpa bahan tambahan.
Cara penggunaannya dikunyah. Meninggalkan sisa rasa enak dirongga mulut, mudah ditelan, tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak.
Pil 
Merupakan bentuk sediaan padat bundar dan kecil mengandung bahan obat dan dimaksudkan untuk pemakaian oral. Saat ini sudah jarang ditemukan karena tergusur tablet dan kapsul. Masih banyak ditemukan pada seduhan jamu.
Kapsul 
Merupakan sediaan padat yang terdiri dari obat dalam cangkang keras atau lunak yang dapat larut.
Kaplet
Merupakan sedian padat kompak dibuat secara kempa cetak, bentuknya oval seperti kapsul.
Larutan
Merupakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang dapat larut, biasanya dilarutkan dalam air, yang karena bahan-bahannya,cara peracikan, atau penggunaannya,tidak dimasukan dalam golongan produk lainnya. Dapat juga dikatakan sedian cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang larut, misalnya terdispersi secara molekuler dalam pelarut yang sesuai atau campuran pelarut yang saling bercampur.
Suspensi 
Merupakan sedian cair mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam fase cair. macam suspensi antara lain : suspensi oral (juga termasuk susu/magma),suspensi topikal (penggunaan pada kulit) suspensi tetes telinga (telinga bagian luar),suspensi optalmik,suspensi sirup kering.
Emulsi 
Merupakan sediaan berupa campuran dari dua fase dalam sistem dispersi, fase cairan yang satu terdispersi sangat halus dan merata dalam fase cairan lainnya, umumnya distabilkan oleh zat pengemulsi.
Galenik
Merupakan sediaan yang dibuat dari bahan baku yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang disari.
Ekstrak 
Merupakan sediaan yang pekat yang diperoleh dengan mengekstraksi zat dari simplisisa nabati atau simplisia hewani menggunakan zat pelarut yang sesuai.kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa diperlakukan sedemikian sehingga memenuhi baku yang ditetapkan.
Infusa
Merupakan sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit.
Imunoserum
Merupakan sediaan yang mengandung imunoglobulin khas yang diperoleh dari serum hewan dengan pemurnian. Berkhasiat menetralkan toksin kuman (bisa ular0 dan mengikut kuman/virus/antigen.
Salep 
Merupakan sediaan setengah padat ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir. Salep dapat juga dikatakan sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar. Bahan obat harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep yang cocok.
Suppositoria
Merupakan sedian padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui rektal, vagina atau uretra,umumnya meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh.
Obat tetes
Merupakan sediaan cair berupa larutan,emulsi atau suspensi, dimaksudkan untuk obat dalam atau obat luar. Digunakan dengan cara meneteskan menggunakan penetes yang menghasilkan tetesan setara dengan tetesan yang dihasilkan penetes baku yang disebutkan farmakope indonesia.
Injeksi
Merupakan sediaan steril berupa larutan,emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan, yang disuntikan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir. Tujuannya agar kerja obat cepat serta dapat diberikan pada pasien yang tidak dapat menerima pengobatan melalui mulut.

source wikipedia